Selamat Datang di Website Kampus STIS SBI Surabaya.
STIS SBI Surabaya adalah Perguruan Tinggi PENCETAK PENGUSAHA MUDA Berbasis SYARIAH.

Raih dan Sukseskan Ide Bisnismu secara Syar'i bersama;

STIS SBI SURABAYA

DAFTAR SEGERA , untuk mendapatkan beasiswa bagi Mahasiswa yang mempunyai KOMPETENSI

INFO BEASISWA S1 2014

PENGANTAR BEASISWA PENUH 2014 - 2015 STIS SBI SURABAYA

Indonesia adalah bangsa besar. Setidaknya dari sisi kuantitas. Baik dalam hal Sumber Daya Alamnya (SDA), maupun Sumber Daya Manusianya (SDM).
Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman kekayaan alam. Mulai kekayaan di daratan maupun kekayaan di lautan. Kekayaan yang ada di atas bumi, maupun di dalam bumi. Kekayaan yang tidak bisa diperbaharui maupun kekayaan yang bisa diperbaharui. Apalagi secara letak geografis, Indonesia sungguh kaya, karena diapit oleh dua benua besar dan dua samudera. Secara lalu-lintas dunia, Indonesia adalah tempat yang sangat strategis.

Demikian pula, dari sisi sumber daya manusia. Jumlah penduduk Indonesia adalah sangat besar. Nomer 4 setelah Cina, India dan Amerika. Sumberdaya manusia ini akan benar-benar menjadi kekayaan bila sumber daya manusia ini dikelola, diberdayakan dan ditingkatkan kualitasnya.

STIS-SBI Surabaya, The Islamic Entrepreneur University sangat peduli dengan realitas ini. Indonesia harus maju, didukung oleh  sumberdaya manusia yang berkualitas. Dan itu adalah bidang garap pendidikan.
STIS-SBI Surabaya sangat konsern dengan pendidikan dan ekonomi, karena STIS-SBI Surabaya adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi ekonomi Islam. STIS-SBI Surabaya menyediakan program beasiswa penuh, di tengah-tengah penyelenggaraan pendidikan tinggi yang semakin mahal.

Bagi STIS-SBI Surabaya, penyelenggaraan pendidikan yang efektif dan efisien harus diperjuangkan, sehingga tetap menjadikan pendidikan sebagai upaya mencerdaskan bangsa yang efektif dan efisien sehingga terjangkau oleh anak bangsa.

PROGRAM BEASISWA S1 2014 STIS SBI Surabaya


Bebas Uang Gedung Senilai
= Rp. 6.000.000,-
Bebas SPP (Rp. 1.000.000,-/semester, selama 4 tahun
= Rp. 8.000.000,-
Bebas Biaya SKS (Rp. 40.000,- per SKS
= Rp. 6.000.000,-
Total Beasiswa
= Rp. 20.000.000,-


STIS-SBI Surabaya telah berpengalaman menyelenggarakan program beasiswa ini, dimulai tahun 2004, dan terus berlanjut sampai sekarang 2014.
Sudah banyak lahir sarjana sukses dari sini.
Anda tertarik..?
Silakan pelajari peluang ini..
Salam SUKSES LUAR BIASA ...


Sambil Kuliah, Membangun Bisnis

Sambil Kuliah, Membangun Bisnis
STIS SBI Surabaya sejak berdiri, telah memposisikan diri sebagai perguruan tinggi pencetak entrepreneur. Ketika perguruan tinggi lain menawarkan program sarjana siap kerja, STIS SBI Surabaya sejak awal sudah menggiring mahasiswanya untuk mengubah pola pikirnya menjadi pengusaha.

Sejak semester I, mata kuliah Entrepreneurship diberikan untuk mengubah mindset menjadi mindset entrepreneur. Maka sudah menjadi biasa bahwa di STIS SBI Surabaya sejak semester I, mahasiswa sudah memulai mencari uang sendiri. Kondisi ini mendukung mahasiswa menjadi mandiri. Banyak yang kuliah sambil bekerja, dan tidak sedikit yang kuliah sambil membangun bisnis.

Misi STIS SBI Surabaya mencetak pengusaha menemukan momentumnya ketika perkuliahan dibantu dengan pendekatan Internet Marketing. Mencetak pengusaha menjadi begitu mudah, semudah optimasi Internet, baik menggunakan blog, web maupun sosial media.

Sekarang telah terbukti, hampir semua mahasiswa STIS SBI Surabaya adalah PEBISNIS. Kondisi ini menjadikan keunggulan tersendiri bagi STIS SBI Surabaya dalam mencetak Pebisnis-Pebisnis Muda, Sukses sejak dini.
Selamat mempelajari peluang kuliah di perguruan tinggi ini, melalui program beasiswa S1.

Muslim Intellectual Dialogue di Universitas Brawijaya

Mahasiswa muslim UB yang tergabung dalam Majelis Taklim Forum Ukhuwah Islamiyah Fakultas Peternakan (MT Fauna) dan Alfatin Muslim Drenalin (AMD) PTIIK mengadakan diskusi intelektual muslim bertema "Revitalisasi Peran Strategis Mahasiswa Islam Mengawal Perpolitikan Bangsa" di Gedung Widyaloka, Sabtu (22/3).

Dalam diskusi yang menghadirkan pengamat politik nasional DR Ichsanuddin Noorsy BSC., SH., MSI dan Direktur Lembaga Mu'amalah Syariah (LMS) ProShar Agung Wisnuwardana membicarakan soal pemilu yang sebentar lagi akan digelar.

Sebagai seorang pengamat politik Ichsanuddin mengatakan bahwa kampanye yang digelar oleh beberapa calon legislatif dan presiden justru tidak akan mendapatkan seorang pemimpin baru sesuai harapan rakyat.

"Kampanye politik yang saat ini banyak digelar justru akan melanjutkan sistem yang lama. Kekuasaan yang diperoleh lewat pemilu pada akhirnya semua palsu,"katanya.

Ichsanuddin menambahkan bahwa kekusaan sesungguhnya tidak berdasar pemilu tapi berdasar Rahmat Allah SWT.

"Pemimpin adalah orang yang bisa menumbuhkembangkan keyakinan kedepan sehingga jadi benar,"katanya.

Sementara itu, Agung Wisnudwardana mengatakan bahwa sistem demokrasi kapitalis melahirkan seorang sosok pemimpin yang wani piro begitu juga dengan pemilihnya.

Oleh karena itu, dalam menghadapi pemilu yang sebentar lagi akan diselenggarakan, Ichsanuddin mengatakan agar adil, pada saat pemilihan nanti dicoblos semua.

"Karena merupakan kewajiban kita sebagai warga negara yang baik, maka tetap datang ke Tempat Pemungutan Suara dan coblos saja semua calonnya,"kata Ichsan diikuti tawa semua peserta diskusi.


Alhamdulillah, Mahasiswa STIS SBI SURABAYA berkesempatan untuk menanyakan 1 pertanyaan kepada bpak ichsanudin noorsy. Pertanyaan yang sempat diajukan sbg berikut.

Yodhi : Pak Ichsan, tadi saya sempat tertarik adanya pernyataan kontra dari Mas Setya Nugraha (Ketua BEM Universitas brawijaya) dengan mas Fajar Lazuardi. Mas Satya mengatakan bahwa, "tidak semua anggota parlemen itu buruk. masih ada yang baik, dari sistem yang saat ini ada, masih bisa diperbaiki dengan menambah orang - orang yang baik untuk masuk diparlemen"
Statemen ini sering saya temukan dari masyarakat umum, bagaimana menurut bapak. Apakah ini sebuah solusi untuk memecahkan masalah atau bukan?

Ichsanudin : Beda antara orang baik dengan orang benar. Orang baik belum tentu dia benar. Orang benar pastilah orang yang baik. Siapapun bisa jadi baik. Para Caleg yang mencalonkan diri saat ini, mereka berlaku baik sekali kepada masyarakat, namun, benarkah cara - cara yang dilakukan dan yang akan diterapkan?!
Lalu, apa kriteria orang yang benar? orang yang benar adalah mereka yang mampu dan berusaha menjalankan perintah Allah.
Tidak sedikit kasus yang terjadi, entah itu orang baik, da'i, kyai, atau siapapun yang masuk dalam sistem yang rusak. MAKA, mereka akan terjerumus kejalan yang membuat mereka rusak pula.

Seminar Interaktif di Perpustakaan Bank Indonesia

STIS SBI SURABAYA telah mengadakan seminar dan Dialog Interaktif. Dengan tema "Alirkan Potensi Terbaik dalam Diri. Karena Sukses adalah HAK SEMUA ORANG."

Pada dasarnya manusia secara fitrah telah memiliki potensi dan kemampuan
yang sangat tinggi. Bahkan melebihi kekuatan teknologi apapun yang pernah diciptakan.
Dan inilah salah satu penyebab keberadaan mereka tidak bisa tergantikan
oleh teknlogi tersebut.

Namun persoalannya adalah ;
1. Mengapa potensi dan kemampuan yang sangat besar tersebut seolah
terpendam dan tidak berdampak banyak dalam kinerja seseorang?
2. Apa yang menjadi penyebab dari kemandegan dari aliran potensi tersebut?

Inilah yang menjadi alasan penting mengapa kita perlu mengalirkan
potensi - potensi luar biasa yang telah dimiliki setiap individu. Untuk
menghasilkan Telur Emas maka kita perlu memiliki Itik Emas, sangat selaras
dengan kondisi seseorang apabila ingin menjadi PRIBADI BESAR maka,
kita perlu memaksimalkan POTENSI BESAR kita.

Seminar dan Dialog Interaktif ini telah sukses dilaksanakn di Gedung Perpustakaan Bank Indonesia. Jl. Mayangkara no 6 Surabaya.
Menghadirkan Bpk Taufiq Niq (Motivator Great Life, sekaligus Dosen Entrepreneurship STIS SBI Surabaya) sebagai narasumber utama.
Menghadirkan pula beberapa pemateri dan praktisi bisnis. Juga motivator nasional Adrisoe manajemen (Bpk. Adri Suyanto)

Peserta dari kegiatan ini merupakan masyarakat umum. Kegiatan ini Dilaksanakan dengan harapan STIS SBI :
1. Menginspirasi peserta menemukan potensi terbaik dalam dirinya
2. Memotivasi peserta untuk mengembangkan potensi besarnya dalam meraih kesuksesan
3. Memberikan sudut pandang yang berbeda dalam memandang sebuah kelemahan yang ada pada diri manusia.
4. Menginspirasi peserta untuk lebih terpacu bergerak meraih kesuksesan dengan menaikkan kualitas pribadinya.

www.STIS-SBI.com

Sukses Itu Bersahabat dengan Gagal

Berbicara mengenai untung - rugi, sukses - gagal, tentu ini berkaitan dengan langkah dan usaha yang kita lakukan. sering kali kita mencari untuk berusaha dengan resiko kecil, modal kecil tapi penuh dengan keuntungan. Ini berarti kita siap sukses akan tetapi kita tidak siap GAGAL. Orang yang takut gagal adalah orang yang tidak bisa berkembang - sukses dan cenderung stagnan.

Dengan gagal kita bisa belajar, dengan gagal kita bisa koreksi diri, dengan gagal pula kita bisa berubah menjadi baik-positif dan akan berkembang.

Gagal dan sukses adalah sahabat yang tidak bisa dipisah, dimana ada gagal, pasti ada peluang untuk meraih kesuksesan.
Begitupun sebaliknya, Saat kita sukses, pintu gagal terbuka lebar untuk kita singgahi. Jadi, gagal itu hal yang biasa. Karena tingkat KESUKSESAN KITA diukur dari bangaimana kualitas kita mengelola dan mengatasi KEGAGALAN.
            BISNIS dengan resiko BESAR, selama ini memang dihtung mempunyai keuntungan yang berlipat. Beranikah kita memulai bisnis yang penuh resiko?
            Pengelolan keuangan yang efektif dan efisien sebelum bertindak perlu kita perhitungkan jika sewaktu - waktu kita mengalami kerugian, maka kita masih punya 'simpanan'. dan jadikanlah itu sebagai ONGKOS BELAJAR kita untuk meraih KESUKSESAN. .
KEBERANIAN & KESUKSESAN ITU SEBAGIAN DARI IMAN

STIS SBI Surabaya

Liputan Talkshow JTV


 
Surabaya. Rabu, 20 februari 2013, Bapak Yohan Wibisono, Dosen Entrepreneurship Internet Marketing STIS SBI Surabaya dan belasan mahasiswa STIS SBI Surabaya mengisi salah satu acara Stasiun Televesi Jawa Timur, JTV, yang membahas tentang entrepreneur yang dikemas dalam bentuk talkshow dari jam 22.00 sampai 23.00 WIB yang mengambil tempat di coffee toffee JX Internasional Surabaya.

STIS News





Surabaya.

Pengembangan STIS SBI Surabaya terus dilakukan. Kali ini pengembangan dari aspek kerjasama lembaga sebagai upaya pengembangan sarana Praktikum Lembaga Keuangan Syariah bagi Mahasiswa STIS SBI Surabaya. Pada hari Kamis, 14 Februari 2013, Ketua STIS SBI Surabaya, Drs. Harun Musa, menandatangani MoU dengan Direktur Utama Bank Syariah Daya Artha Mentari Pasuruan, Dra. Dewi Mumpuni Yudowati.
Diantara yang disepakati adalah :
(1). Kedua pihak sepakat dalam pengembangan SDM Perbankan dan Ekonomi Syariah, (2). Bank Syariah Daya Artha Mentari memberikan kesempatan kepada Mahasiswa STIS SBI Surabaya untuk Magang dan Praktek Perbankan Syariah, (3). Bila Bank Syariah Daya Artha Mentari  membuka lowongan kerja, maka mahasiswa STIS SBI Surabaya bisa mengikuti seleksi masuk pegawai yang dilaksanakan Bank Syariah Daya Artha Mentari.
Kerjasama kelembagaan ini insyaallah akan terus dikembangkan dengan berbagai institusi keuangan syariah yang ada di Surabaya khususnya dan Jawa Timur pada umumnya.
Semoga terobosan-terobosan ini bisa menambah profesionalitas output STIS SBI Surabaya. [mi]





Syariah Economic News

REPUBLIKA.CO.ID,  RIYADH -- Aset perbankan syariah dunia diperkirakan akan melampaui angka 1,8 triliun dolar AS di 2013. Demikian hasil kajian yang dibuat perusahaan konsultan Ernst & Young baru-baru ini.

Ernst & Young mengemukakan bahwa berdasarkan laporan bank, industri perbankan syariah terus mencatat pertumbuhan kuat. Sekitar 20 bank syariah mencatat pertumbuhan 16 persen dalam laporan tiga tahun terakhir.

Industri perbankan syariah di Arab Saudi memiliki sekitar 207 miliar dolar AS. Arab Saudi menduduki peringkat pertama pada 2011 diikuti oleh Malaysia dengan total aset sebesar 106 miliar dolar AS dan Uni Emirat Arab (UEA) di posisi ketiga dengan total aset 75 miliar dolar AS.

"Produk bank syariah harus bisa berkembang untuk menarik investasi asing dari negara-negara Teluk," ujar Direktur Jasa Keuangan Ernst &  Young, Merisha Kassie, seperti dikutip The Saudi Gazette, Selasa (5/2).

Perbankan syariah juga tumbuh di pasar baru seperti Indonesia, Mesir, Irak, Libya dan Afrika Selatan. Negara-negara tersebut telah membuat langkah signifikan dalam inklusi keuangan syariah ke dalam undang-undang pajak yang relevan. Di Afrika, kebutuhan untuk obligasi syariah (sukuk) telah menjadi lebih jelas, misalnya bank wajib memiliki prosentase tertentu dari instrumen tanpa bunga.

Pertumbuhan pasar global diprediksi menguat. Lonjakan aktivitas di Afrika mulai terlihat dengan usulan penerbitan sukuk di Afrika Selatan dan negara-negara Afrika lainnya. Hal ini jelas mendukung momentum pertumbuhan perbankan syariah di Afrika.

Meski aset perbankan syariah diproyeksikan tumbuh, namun profitabilitas terus tertinggal. Untuk itu, diharapkan dengan pelaksanaan agenda transformasi selama dua hingga tiga tahun ke depan, bank syariah dapat menutup kesenjangan kinerja saat ini di laporan industri. Bila transformasi perbankan syariah sukses, maka laba diperkirakan naik 25 persen di 2015.

Menurut Kassie, ada beberapa tantangan yang harus diantisipasi dalam industri perbankan syariah. Tantangan tersebut meliputi kerangka peraturan yang tepat untuk memfasilitasi baik sukuk pemerintah maupun sukuk korporasi. "Pasar saat ini memiliki minat besar dalam sukuk," kata dia.

Reporter : Qommarria Rostanti
Redaktur : Nidia Zuraya

  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

 
STIS SBI Surabaya
STIS SBI Surabaya © 2012
Supported by: Jasa Blog Profesional