Selamat Datang di Website Kampus STIS SBI Surabaya.
STIS SBI Surabaya adalah Perguruan Tinggi PENCETAK PENGUSAHA MUDA Berbasis SYARIAH.

Raih dan Sukseskan Ide Bisnismu secara Syar'i bersama;

STIS SBI SURABAYA

DAFTAR SEGERA , untuk mendapatkan beasiswa bagi Mahasiswa yang mempunyai KOMPETENSI


Drs. Harun Musa MI.KOM (Ketua STIS SBI Surabaya)

PENGANTAR STIS SBI SURABAYA


Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS SBI) Surabaya, Islamic Entrepreneur University, dengan Program S-1 Program Studi Ekonomi Syariah dan Muamalah (Hukum Bisnis Islam) adalah perguruan tinggi yang melahirkan sarjana dengan kompetensi Perbankan Syariah, Manajemen Bisnis Islami, Serta Konsultan atau Ahli Hukum Islam.

Dengan metodhe pendidikan yang memadukan antara teori - teori Ekonomi Islam dan Muamalah dengan desain aplikasi Perbankan Syariah, Manajemen Bisnis
Islami, dan Hukum Bisnis Islam menjadikan STIS SBI Surabaya sebagai Kampus Kreatif yang siap menyongsong Booming Ekonomi Islam di Abad 21.

Keunggulan STIS SBI
» Biaya Kuliah Terjangkau
» Pilihan Kelas Reguler dan Kelas Karyawan
» Islamic Entrepreneur University
» Ekonomi Syariah dan Muamalah
» Biaya SPP Murah
» Bisa Kuliah sambil bekerja
» Training Kewirausahaan dan Internet Marketing
» Belajar bersama praktisi
» Didukung akses informasi unlimited

EKONOMI SYARIAH
Melalui program ini mahasiswa dipersiapkan uuntuk bisa menjadi pengusaha sukses dengan mendirikan unit - unit bisnis, bekerja di bank syariah, dan lembaga keuangan syariah, pengamat ekonomi perspektif syariah, serta menjadi ekonom
berbasis syariah

MUAMALAH
Melalui Program studi ini para sarjana dicetak menjadi konsultan bisnis islami, menjadi ahli hukum bisnis islami, pengawas syariah, yang memberikan pengawasan
terhadap produk dan operasional dari lembaga keuangan syariah, serta SDM yang profesional dalam manajemen zakat di kementerian agama atau departemen
agama.

STIS-SBI Surabaya sangat konsern dengan pendidikan dan ekonomi, karena STIS-SBI Surabaya adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi ekonomi Islam. STIS-SBI Surabaya menyediakan program beasiswa S1, di tengah-tengah penyelenggaraan pendidikan tinggi yang semakin mahal.


Bagi STIS-SBI Surabaya, penyelenggaraan pendidikan yang efektif dan efisien harus diperjuangkan, sehingga tetap menjadikan pendidikan sebagai upaya mencerdaskan bangsa yang efektif dan efisien sehingga terjangkau oleh anak bangsa.


STIS-SBI Surabaya telah berpengalaman menyelenggarakan program beasiswa ini, dimulai tahun 2004, dan terus berlanjut sampai sekarang 2014.

Sudah banyak lahir sarjana sukses dari sini.

Anda tertarik..?

Silakan pelajari peluang ini..

Salam SUKSES LUAR BIASA ...


DAFTAR ONLINE ?

Klik DISINI !

TEMPAT PENDAFTARAN

STIS SBI SURABAYA

Jl. Kalidami 14 - 16 Surabaya

Telfon : (031) 70440008 | 0856.5325.631 | 0852.3103.7447

Pendaftaran dibuka setiap hari senin s/d minggu jam 14:00 s/d 20:30




News : Seminar Nasional Ekonomi & Bisnis Syariah BEM STIS SBI Surabaya


BEM STIS. Surabaya, 01 februari 2015. Dalam perannya sebagai Mahasiswa, sudah sepatutnya melakukan sebuah kegiatan yang mengedukasi kepada masyarakat secara umum. Mahasiswa sebagai kaum terpelajar sudah seharusnya berperan sebagai jembatan antara masyarakat dengan pemerintah. Isu yang sedang ramai diperbincangkan dikalangan intelektual dan masyarakat adalah tentang diterapkannya Masyarakat Ekonomi ASEAN pada akhir tahun 2015 ini.
Dalam rangka menyiapkan masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 beberapa hal telah dilakukan pemerintah. Agar dapat menghadapi ancaman secara tepat, perlulah ditelaah secara mendalam, BEM STIS SBI surabaya mengundang ratusan peserta dari intelektual muda dan masyarakat umum dalam Seminar Nasional Moslem Student Dialogue 2015 dengan tema “Menghadapi arus baru Masyarakat Ekonomi Asean (MEA 2015) dengan gerakan baru” di Asrama Haji Sukolilo Hall B Surabaya.

Dipandu oleh bapak Arif Firmansyah SE MM, seminar ini di selenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada mahasiswa, pelaku usaha dan masyarakat terkait dengan perkembangan ekonomi di Indonesia, dan mengedukasi masyarakat terkait dengan prospek dan tantangan ekonomi syariah.

Dalam materi pengantar diskusi, narasumber Dr Ichsanuddin Noorsy, BS, SH, Msi selaku Pakar Ekonomi, dan Pengamat Politik & Ekonomi Asean menjelaskan tentang Globalisasi Mea dan posisi Indonesia.
“Ekonomi dunia memang dalam proses menjagat. Globalisasi ekonomi kembali sejak tahun 1980-an, yaitu dengan terbentuknya berbagai kelompok kawasan seperti ASEAN, bahkan antar benua seperti APEC juga. Sebenarnya globalisasi ekonomi Nusantara sudah terwujud sejak millenium pertama.

Tahun depan, kurang 10 bulan lagi dari sekarang, ASEAN akan memasuki babak baru. Yaitu Masyarakat Ekonomi Asean 2015 atau resminya disebut ASEAN Economic Community 2015 disingkat AEC 2015. Itu adalah suatu langkah menuju perpaduan ekonomi perkumulan Bangsa-Bangsa Asean yang di sepakati pada awal millenium ketiga tahun 2000 silam. Langkah itu diambil dalam kerangka proses menjagatnya ekonomi dunia, menjadi suatu ekonomi yang terpadu. Globalisasi yang memadukan ekonomi dunia berawal dari kawasan eropa, asia tenggara amerika utara, amerika latin, dan afrika barat”.


Hal ini berbeda dengan sistem Islam dalam melayani Umat, tegas H. Dwi Condro Triono, SP, M.Ag, Ph.D sebagai pemateri kedua yang menjelaskan tentang pandangan islam terhadap MEA 2015. “Ekonomi Islam akan menjamin pemenuhan seluruh kebutuhan pokok setiap individu, dan terjaminnya kesempatan kebutuhan sekunder maupun tersier umat. Oleh karena itu haruslah ada system yng bertanggung jawab dalam terpenuhinya kebutuhan masyarakat. Maka pemimpin laksana penggembala yang bertanggung jawab terhadap gembalaannya (HR Muslim).

Kebijakan itu dapat menyebabkan kendali ekonomi strategis dari negara ini jatuh ke tangan asing. Tidak hanya sampai di situ, kebijakan itu juga menyebabkan kepemilikan aset-aset ekonomi strategis, hingga kekayaan sumber daya alam kita akan berpindah ke tangan asing. Jika hal itu terjadi sesungguhnya itu adalah bentuk perampokan terhadap korporasi dan harta kekayaan dari negara ini. Akibatnya, negara Indonesia beserta rakyatnya akan menjadi buruh bagi korporasi asing di negeri sendiri. Dampak lanjutannya, kebijakan itu bisa mengakibatkan industri lokal dan perekonomian rakyat akan gulung tikar. Puncaknya rakyat Indonesia secara berangsur-angsur akan jatuh ke dalam jurang kemiskinan”
Pemateri terakhir di isi oleh Drs. Muhammad Taufiq Niq, beliau menjelaskan akan terjadi penjajahan ekonomi dan politik dan tantangan kaum muslim semakin kuat dan harus dihadapi dengan hal yang kuat juga. Ummat Muslim sebagai Khoiru Ummah harus mampu menjadi teladan bagi kaum yang lainnya.

Dengan ini kami menyimpulkan bahwa berdasarkan teori Ekonomi Islam, solusi terhadap pasar bebas adalah kesalahan terjadi di dalam pengelolaan dan pendistribusiannya yang telah terkungkung oleh sistem Ekonomi liberal dan sistem Politik yang kekuasaannya berada di tangan Rakyat yang dapat melanggengkan hegemoni Asing. Kekayaan Indonesia yang sangat melimpah, seharusnya di kelola dengan sistem Ekonomi Islam yang benar-benar dapat menyejahterakan rakyat.

Hadir pula dalam forum ini wakil Ketua 1 Sti syari’ah SBI Surabaya Muhammad Ismail dan para tokoh lainnya dari berbagai profesi dosen, guru, mahasiswa, aktivis, serta tokoh organisasi lainnya dari berbagai kota seperti Surabaya, Bandung, Solo, Yogyakarta, Jember, Malang, Gresik, Sidoarjo, Madura dan Sekitarnya. [Affh/BEMSTIS]

Globalisasi MEA dan Posisi Indonesia - DR. Ichsanuddin Noorsy (Pakar Ekonomi Nasional, Pengamat Kebijakan Publik)

Sahabat muslim,
Alhamduillah kiranya, atas izin Allah SWT. Acara seminar nasional ekonomi dan bisnis syariah, dengan tema " Menghadapi Arus Baru MEA 2015 dengan Gerakan Baru". Secara keseluruhan berjalan dengan lancar. Kegiatan ini digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa STIS SBI Surabaya.
Menghadirkan pembicara level nasional, dan salah satunya adalah Bpk. DR. Ichsanudin Noorsy, Beliau adalah seorang pakar ekonomi juga sebagai pengamat kebijakan publik. Kiprah beliau di pemerintahan juga begitu kritis, argumen dan data - data yang diberikan, begitu akurat dan bahkan tak banyak orang yang mampu menangkalnya.

Dalam kegiatan ini, beliau menyampaikan bahwa MEA 2015 ini telah direncanakan sekian puluh tahun yang lalu. Sebagai bentuk integrasi ekonomi untuk bisa menyatukan negara - negara ASEAN. Tidak hanya itu, Indonesia berpeluang hanya menjadi pasar empuk bagi negara yang lain. Semakin liberal dan penjajahan ekonomi pun kembali digalakkan oleh kaum imperialis. Berikut adalah file presentasi beliau dalam Diskusi STIS SBI untuk anda. Silahkan di Download, semoga bermanfaat.


Pandangan Islam Terhadap MEA 2015 - Dwi Condro Triono (Pakar Ekonomi Syariah Indonesia)

Sahabat muslim,
Kita tahu bahwa negara kita Indonesia dikenal sebagai negeri kaya raya, negeri gemah ripah loh jinawi. Namun, pada faktanya, kita tahu disekeling kita, masih banyak sekali rakyat indonesia yang hidup dibawah garis kemiskinan. Semakin lama, peran negara tidak dirasakan begitu rendahnya.
Negeri dengan mayoritas penduduknya adalah ummat muslim terbesar di ASEAN bahkan terbesar didunia ini sudah sepatutnya menjadi teladan bagi kaum yang lain.

Dalam islam, telah diajarkan bagaimana beribadah, tidak hanya sholat, zakat dan puasa. Lebih dari itu, islam juga mengajarkan tata kelola masyarakat bahkan islam pun memiliki konsep ekonomi yang telah terbukti menyejahterakan ummat.

Lalu, bagaimana islam memandang Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015?
Bpk. H. Dwi Condro Triono SP. M.Ag. Ph.D, beliau adalah tokoh dan pakar ekonomi Syariah Indonesia, dalam Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Syariah yang diadakan oleh BEM STIS SBI Surabaya menyampaikan bahwa Sasaran utama dari diwujudkannya MEA adalah dalam rangka untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan regional ASEAN, meningkatkan daya saing kawasan secara keseluruhan di pasar dunia, mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan standar hidup penduduk  di negara-negara Anggota ASEAN.

Tema Utama : “Pasar Tunggal & Basis Produksi ASEAN”.
Elemen-elemen utama dalam Pasar tunggal dan basis produksi:

  1. Free flow of goods 
  2. Free flow of services
  3. Free flow of investment
  4. Free flow of capital 
  5. Free flow of skilled labour

MEA  = PASAR BEBAS ASEAN

Menurut Prof. Rene Ofreneo, mantan dekan  University of the Philippines-School of Labor and Industrial Relations, pasar bebas ASEAN adalah tiruan GATT (General Agreement on Tariffs and Trade ).
Jika  WTO mengalamai kesulitan meliberalisasi perdagangan,  maka ASEAN dipandang sebagai harapan untuk menerapkan perdagangan global setelah pembicaraan di WTO terhenti.

Apa dampak pemberlakuan PASAR BEBAS?
Terjadinya Hegemoni di Tingkat Nasional :

1. Memakan perusahaan kecil (The Law Of Capital Accumulation)
2. Penguasaan Bahan Baku (Proses konglomerasi dari hulu sampai hilir
3. Memakan Perusahaan Negara (Privatisasi BUMN)
4. Menjadi Penguasa Negara
5. Penguasaan Pasar Dunia (WTO & GATT)
6. Mematikan Perusahaan Lokal (Mendirikan MNC - MultiNasional Corporate)
7. Penguasaan Bahan Baku Lokal (Intervensi UU - PMA)
8. Bahan baku lokal lebih murah (Akan mengakibatkan dan menjatuhkan kurs mata uang lokal)
9. Penguasaan Tenaga kerja lokal murah (Liberalisasi pendidikan)
10. Menempatkan Penguasa boneka (Bantuan dana kampanye)

Berikut file presentasi Bapak H. Dwi Condro Triono pada seminar nasional yang diadakan BEM STIS SBI Surabaya untuk anda. silahkan di Download, semoga bermanfaat.

Tantangan & Peluang Ekonomi dan Bisnis Pra & Pasca MEA | Drs. Muhammad Taufiq Niq

Sahabat muslim, dalam rangka menghadapi MEA 2015. Kita perlu tahu, bahwa semakin lama perekonomian indonesia didominasi oleh pasar asing. Begitu rapuhnya kebijakan politik pemerintah indonesia untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat indonesia.
Dengan diterapkannya pasar bebas ASEAN (MEA 2015), yang dikenal dengan FREE FLOW. (Sudah dijelaskan di materi Bpk. Condro Triono). Masyarakat indonesia sangat berpeluang akan kalah telak dengan produk / jasa asing, tidak hanya itu, persaingan tenaga kerja indonesia pun harus head - to - head dengan tenaga profesional luar negeri yang berpotensi besar untuk menempati potensi strategis di perusahaan - perusahaan indonesia.

Dalam, pemaparan materi oleh Bpk. Drs. Muhammad Taufiq NIQ selaku Dosen Islamic Entrepreneurship STIS SBI Surabaya di acara Seminar Nasional Ekonomi & Bisnis Syariah yang dilaksanakan oleh BEM STIS SBI Surabaya menyampaikan bahwa dengan diterapkannya MEA 2015 merupakan Liberalisasi Perdangangan dan Investasi di Kawasan ASEAN.
Hal ini akan berpotensi sebagai berikut :

  • Hilangnya hambatan masuk dan proteksi lain, meningkatkan barang dan jasa antar negara ASEAN (hilangnya kedaulatan negara: fiskal, keuangan dan moneter)
  • Menguntungkan negara kuat dalam hal barang fabrikasi dan natural lebih murah dan efisien serta SDM yang lebih unggul
  • Indonesia berpotensi besar hanya akan menjadi pasar bagi barang dan jasa negara maju (AS dan sekutunya)

---- ini berarti akan terjadi ; penjajahan ekonomi dan politik

tantangan kaum muslim semakin kuat dan harus dihadapi dengan hal yang kuat juga. Ummat muslim sebagai Khoiru ummah harus mampu menjadi teladan bagi kaum yang lainnya.

STIS SBI Surabaya berbagi materi presentasi sebagai oleh - oleh ilmu, dari kegiatan SEMINAR NASIONAL yang diadakan Badan Eksekutif Mahasiswa STIS SBI Surabaya. 1 Februari 2015. Asrama Haji Hall B - Sukolilo surabaya. berikut adalah file presentasinya untuk anda, silahkan di download.


     

Pers Release Seminar MEA 2015 BEM STIS SBI Surabaya

Pers Release Seminar MEA 2015 [ Moslem Student Dialogue ]
BEM STIS SBI Surabaya


TAHUKAH ANDA ...... ???

1. Dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015 mendatang, berbagai upaya dilakukan oleh negara-negara ASEAN untuk menghadapi MEA 2015.
---------------------------------------------------
2. Kesepakatan ini dimulai dengan disahkannya Deklasari Bangkok tahun 1967 yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan pengembangan budaya.
---------------------------------------------------
3. Indonesia sebagai salah satu dari Negara ASEAN perlu untuk melakukan persiapan untuk menghadapi MEA.
----------------------------------------------------
4. Indonesia dengan berbagai potensi yang dimilikinya harus mampu bersaing dengan Negara-negara ASEAN lainnya agar tidak kalah bersaing dengan Negara ASEAN lainnya.
----------------------------------------------------
5. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam, kaya akan budaya serta dengan jumlah penduduk yang terbesar ini patut untuk disyukuri. Potensi inilah yang hendaknya bisa dimaksimalkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
-----------------------------------------------------
6. Akan ada berbagai tantangan dan peluang yang akan dihadapi oleh rakyat Indonesia. Seperti masuknya produk-produk asing yang akan bersaing dengan produk-produk dalam  negeri, masuknya investasi asing ke dalam negeri dapat menjadi suntikan modal ataupun bisa saja menjadi ancaman bagi Indonesia. Head To Head antara produk dalam negeri dengan produk luar negeri
-----------------------------------------------------
7. Disamping itu persaingan antar tenaga kerja juga tidak terhindarkan. Para tenaga professional akan lebih diutamakan dibandingkan dengan tenaga kerja tidak terdidik. dan berbagai peluang dan tantangan lainnya.
------------------------------------------------------
8. Indonesia telah menyiapkan bebagai upaya dalam rangka menghadapi MEA 2015. Hal ini tercantum dalam MP3EI (Master plan  Percepatan, Perluasan dan Pembangunan Ekonomi Indonesia).
------------------------------------------------------
9. Salah satu upayanya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi melalui adanya UMKM, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan lain sebagainya.
-------------------------------------------------------
10. Indonesia adalah negera dengan mayoritas penduduknya adalah ummat muslim. Dimana, Indonesia juga adalah Negara dengan jumlah ummat muslim terbesar di dunia.
---------------------------------------------------
11. Perekonomian ummat muslim indonesia sangat berpengaruh terhadap kemajuan sebuah Negara. Ummat muslim sebagai khoiru ummah, harus terdidik dan menjadi teladan bagi kaum yang lain. Bukan hanya dibidang spiritual, mental dan social, akan tetapi juga erat kaitannya dengan ekonomi dan financial.
---------------------------------------------------
12. Lalu, bagaimana Islam memandangnya? Bagaimana dampak pemberlakuan MEA bagi perekonomian Indonesia? Bagaimana solusi dari Ekonomi Islam dalam  menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015? Apa tantangan dan peluang ekonomi & bisnis pasca MEA?
---------------------------------------------------
13. Bergabunglah dalam agenda "Moslem Student Dialogue 2015". Dengan tema "Apa yang harus anda ketahui tentang MEA 2015?, Kupas Tuntas dalam Perspektif Ekonomi Syariah".
---------------------------------------------------------
14. Menghadirkan narasumber ahli.
Bpk. Ichsanudin Noorsy, (Pakar Ekonomi, Pengamat Politik dan Ekonomi Nasional).
Bpk. H. Dwi Condro Ph.D. (Pakar ekonomi Syariah. Dosen Pasca Sarjana IAIN SUrakarta).
Bpk. Drs. Taufiq NIQ (Motivator Great Life, Dosen Islamic Entrepreneurship STIS SBI Surabaya).
----------------------------------------------------------
15. 1 Februari 2015. Tempat : Graha Sawung Galing. Jl. Jimerto - Surabaya (Masih dalam konfirmasi, info update hubungi CP).
-----------------------------------------------------------
16. Kontribusi : siswa/mhsw : IDR. 49.K Guru/Dosen/umum : IDR 59.K On The Spot : IDR 79.K
-----------------------------------------------------------
17. Benefit : Snack, Seminar Kit, SUPER VOUCHER lebih dari 300.000,- , Sertifikat, Doorprize.
+BONUS untuk pendaftar sebelum 20 Januari CD Spiritual Motivation dari Kang WAHYU SMT dan AUDIO BOOK dari #PakarMindset senilai 200.000.
+FREE KALENDER EKSKLUSIF untuk 150 pendaftar pertama.

18. Contact Person :
0857.3377.3475 | Putra.
0856.5546.0198 | Putri

19. Present by : BEM STIS SBI Surabaya.
www.stis-sbi.com | www.kuliahkelaskaryawansurabaya.com

Perbedaan Bunga, Bagi Hasil dan Margin

Perbedaan Bunga, Bagi Hasil dan Margin | STIS SBI Surabaya

Indonesia adalah negera dengan mayoritas penduduknya adalah ummat muslim. Dimana, Indonesia juga adalah Negara dengan jumlah ummat muslim terbesar di dunia. Terkait dengan ekonomi, tentu keadaan perekonomian ummat muslim sangat berpengaruh terhadap kemajuan sebuah Negara. Ummat muslim sebagai khoiru ummah, harus terdidik dan menjadi teladan bagi kaum yang lain. Bukan hanya dibidang spiritual, mental dan social, akan tetapi juga erat kaitannya dengan ekonomi dan financial.

Saat ini, di Indonesia telah mulai menjamur lembaga – lembaga keuangan yang berlable syariah, mulai dari koperasi syariah, BMT Syariah, sampai ke Perbankan syariah.  Tidak hanya di perkotaan, ini juga telah tumbuh di daerah – daerah (pedesaan).

Masyarakatpun sangat antusias terhadap perkembangan ini. Namun, pada prakteknya, fenomena ini meluas hanya karena berbasis sebuah peluang. Masih banyak sekali praktek – praktek dan produk yang ditawarkan masih mengadopsi system konvensional dan jauh dari syariah islam.

Masih banyak juga masyarakat yang kemudian menyatakan bahwa praktek bunga di bank konvensional itu sama saja dengan bagi hasil yang ada di lembaga keuangan syariah. Ini adalah salah besar. Berikut akan STIS SBI Surabaya paparkan lingkup garis besar perbedaan antara Bunga, Bagi Hasil dan Margin.


Semoga bermanfaat. :)

Mengapa Harus STIS SBI Surabaya ?


Drs. Harun Musa MI.KOM (Ketua STIS SBI Surabaya)
Indonesia adalah bangsa besar. Setidaknya dari sisi kuantitas. Baik dalam hal Sumber Daya Alamnya (SDA), maupun Sumber Daya Manusianya (SDM).
Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman kekayaan alam. Mulai kekayaan di daratan maupun kekayaan di lautan. Kekayaan yang ada di atas bumi, maupun di dalam bumi. Kekayaan yang tidak bisa diperbaharui maupun kekayaan yang bisa diperbaharui. Apalagi secara letak geografis, Indonesia sungguh kaya, karena diapit oleh dua benua besar dan dua samudera. Secara lalu-lintas dunia, Indonesia adalah tempat yang sangat strategis.

Demikian pula, dari sisi sumber daya manusia. Jumlah penduduk Indonesia adalah sangat besar. Nomer 4 setelah Cina, India dan Amerika. Sumberdaya manusia ini akan benar-benar menjadi kekayaan bila sumber daya manusia ini dikelola, diberdayakan dan ditingkatkan kualitasnya.

STIS-SBI Surabaya, The Islamic Entrepreneur University sangat peduli dengan realitas ini. Indonesia harus maju, didukung oleh  sumberdaya manusia yang berkualitas. Dan itu adalah bidang garap pendidikan.
STIS-SBI Surabaya sangat konsern dengan pendidikan dan ekonomi, karena STIS-SBI Surabaya adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi ekonomi Islam.

Bagi STIS-SBI Surabaya, penyelenggaraan pendidikan yang efektif dan efisien harus diperjuangkan, sehingga tetap menjadikan pendidikan sebagai upaya mencerdaskan bangsa yang efektif dan efisien sehingga terjangkau oleh anak bangsa.

STIS-SBI Surabaya telah berpengalaman menyelenggarakan program beasiswa ini, dimulai tahun 2004, dan terus berlanjut sampai sekarang 2014.
Sudah banyak lahir sarjana sukses dari sini.
Anda tertarik..?
Silakan pelajari peluang ini..
Salam SUKSES LUAR BIASA ...

TEMPAT PENDAFTARAN

STIS SBI SURABAYA
Jl. Kalidami 14 - 16 Surabaya
Telfon : (031) 70440008 | 0856.5325.631 | 0852.3103.7447
Pendaftaran dibuka setiap hari senin s/d sabtu jam 14:00 s/d 21:00

Kuliah Kelas Karyawan Surabaya | Biaya Kuliah Terjangkau



Konsep “belajar seumur hidup” rupanya telah merasuk ke sanubari banyak orang. Alhasil, banyak orang yang kuliah nyambi bekerja. Dimulai dengan menjalani kuliah terlebih dahulu, dan dalam perjalanan studi, yang bersangkutan memutuskan untuk nyambi bekerja juga. Beragam pertimbangannya. Salah satunya untuk mengatasi masalah biaya studi yang mesti ditanggung. Dengan bekerja, diharapkan ada biaya untuk menopang perkuliahan.

Di samping itu, ada juga yang bekerja terlebih dahulu. Setelah bekerja beberapa lama, barulah yang bersangkutan melanjutkan studinya. Jadi, bekerja sambil kuliah. Alasannya, diperlukan bekal yang cukup untuk memulai dan menjalani perkuliahan.

Mereka yang kuliah sambil kerja atau sebaliknya, tentu harus pandai dalam hal-hal berikut ini.
Pertama, pintar mengatur waktu. Waktu istirahat pasti akan sedikit berkurang oleh dua kegiatan ini. Tapi, kalau dijalani dengan tekun dan penuh komitmen, so pasti bisa. Kedisiplinan dan kepiawaian membagi waktu adalah kuncinya.

Kedua, berani bekerja keras. Kalau dua kegiatan ini dilakukan, tentu waktu istirahat menjadi sedikit berkurang. Pertanyaannya: relakah kita menjalani semua itu tanpa mengeluh? Kalau siap, monggo.Seharusnya tidak sampai salah satu dari keduanya dikorbankan. Yang dikorbankan adalah waktu kita. Waktu yang tadinya untuk istirahat, kini dimanfaatkan untuk belajar.

Manfaat yang bisa dipetik dari keberhasilan kuliah sambil kerja adalah ini:


  • Cermat membagi waktu (menghargai waktu)
  • Disiplin dalam mengerjakan tugas
  • Ilmu bertambah dalam dan luas
  • Menemukan korelasi antara praktik dengan teori
  • Pergaulan bertambah luas, (dengan harapan) karier yang membaik, serta rejeki kian bertambah.


***************************
Apakah Anda Ingin ....
Kuliah Sambil Bekerja?
Kuliah S1 di Surabaya dengan biaya terjangkau?
Ingin membangun Bisnis sebelum lulus kuliah?

Yuuk, Gabung bersama Kami.
Program Kuliah Kelas Reguler dan Kelas Karyawan.
 Dicetak Menjadi Pengusaha Berbasis Ekonomi Syariah
========================

INFO PMB 2015 - 2016
KELAS REGULER DAN KELAS KARYAWAN SURABAYA
STIS SBI SURABAYA

Sekolah tinggi ilmu syari'ah (STIS SBI) Surabaya, the islamic Entrepreneur University, dengan program S-1 program studi Ekonomi Syaria'ah dan Muamalah Kelas Reguler dan Kuliah Kelas Karyawan Surabaya membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2015 - 2016 dengan program BEBAS UANG GEDUNG DAN SPP Murah.

MAHASISWA DICETAK MENJADI PENGUSAHA BERBASIS SYARIAH

Gelombang I : 1 Januari - 30 Februari 2015
Gelombang II : 1 Maret - 30 April 2015
Gelombang III : 1 Mei - 31 Juli 2015

SYARAT PENDAFTARAN:

  • 1 Membeli Formulir pendaftaran Rp 200.000,-
  • 2 Pas Photo 3x4 hitam putih 6 lembar
  • 3 Menyerahkan Foto Copy Ijazah SMU/MA/SMK sudah dilegalisir 3 lembar
  • 4 Menyerahkan Foto Copy Raport semester I-V (bagi siswa yang lulus tahun ini)
  • 5 Menyertakan Copy sertfikat prestasi yang pernah diraih (bila ada)

Pendaftaran dibuka pada
Senin - Minggu. Pk. 14.00 - 21.00 WIB

--Program Studi Ekonomi Syariah dan Hukum Bisnis Islam--
Islamic Entrepreneur University | Kampus Kewirausahaan Islami

========================
Kampus STIS SBI SURABAYA
 Jl. Kalidami 14 - 16 Surabaya
Telfon : 0856.5325.631 | 0852.3103.7447

INFORMASI DAN DAFTAR ONLINE : www.stis-sbi.com

Apa kata mereka tentang STIS SBI...?

Chusairi Sulaiman

(Konsultan Keuangan dan SDM)

"STIS-SBI Surabaya ini adalah kampus tempat untuk mendalami ekonomi islam dan yang komprehensif dan ideologis. Bila anda ingin memahami eknomi islam dan menjadi pengusaha muslim dengan rezeki yang berlimpah dan berkah, STIS-SBI Surabaya lah jawabannya"

Zainal Abidin (Alumni)

(Alumni), Owner Ayam Pakuwon Bojonegoro

"STIS-SBI adalah sumber inspirasiku untuk meraih sukses, paduan Ekonomi, Entrepreneurship, dan pemahaman Keislaman yang comprehensif, telah mencetakku sebagai ekonom Muslim dan Pengusaha. Alhamdulillah, bekal itu mengilhamiku mendirikan RM Ayam Pakuwondan studi program pasca sarjana S2 di IAIN Sunan Ampel Surabaya. Bila anda ingin sukses dan berkah,STIS-SBI lah pilihan anda. Salam sukses,yes !!!"
 
STIS SBI Surabaya | Kuliah Kelas Karyawan Surabaya
STIS SBI Surabaya | Kuliah Kelas Karyawan Surabaya © 2012
Supported by: Jasa Blog Profesional